Kapan Waktu untuk Pergantian Kampas Rem?
- MinTu
- 2 hours ago
- 2 min read

Setiap komponen pada mobil memiliki usia pakainya tersendiri, tidak terkecuali kampas rem yang memiliki peran sangat vital bagi keselamatan berkendara Sahabat. Jika kampas rem sudah mulai habis, komponen ini tentu harus segera diganti agar kendaraan tetap prima dalam memberikan keamanan serta kenyamanan di perjalanan.
Seiring dengan tingginya intensitas penggunaan, kampas rem secara alami akan terkikis. Hal ini dikarenakan cara kerjanya yang selalu bergesekan untuk menghentikan putaran roda. Selain itu, kebiasaan mengerem yang kurang tepat juga dapat mempercepat keausan kampas rem sebelum waktunya. Masalah pada peranti pengereman juga rentan terjadi di musim hujan, karena komponen yang basah dapat mempengaruhi kinerjanya.
Membiarkan kampas rem yang sudah aus sangatlah membahayakan keselamatan. Tidak hanya itu, kampas rem yang tak kunjung diganti juga dapat memicu kerusakan berantai pada komponen lain, seperti piringan cakram, suspensi, power steering, hingga ban.
Agar terhindar dari risiko tersebut, perhatikan 5 tanda berikut yang mengindikasikan bahwa kampas rem mobil Sahabat sudah waktunya untuk diganti:
1. Mengeluarkan Bunyi Berdecit
Ini merupakan indikator paling umum dan mudah disadari. Saat kampas rem mobil mulai terkikis habis, akan muncul suara berdecit atau bunyi gesekan kasar ketika Sahabat menginjak pedal rem. Suara ini timbul karena material kampas sudah habis, sehingga menyisakan bagian logam yang bergesekan langsung dengan piringan cakram baja.
2. Pijakan Rem Terasa Makin Dalam
Tanda jelas lainnya yang dapat Sahabat rasakan langsung sebagai pengemudi adalah pijakan rem yang terasa lebih dalam dari biasanya. Jika Sahabat harus menginjak pedal rem lebih jauh ke bawah agar mobil bisa berhenti atau melambat secara optimal, ini adalah sinyal kuat bahwa ketebalan kampas rem sudah jauh berkurang.
3. Timbul Getaran Saat Mengerem
Bila kampas rem mobil habis, sering kali timbul getaran saat Sahabat mengerem, terutama ketika berkendara dalam kecepatan tinggi. Getaran ini umumnya disebabkan oleh permukaan kampas rem yang sudah menipis dan tidak rata saat menjepit cakram. Jika kondisinya sudah cukup parah, getaran tersebut bahkan bisa merambat dan terasa hingga ke lingkar kemudi (setir).
4. Volume Minyak Rem Berkurang
Sahabat juga bisa mendeteksi keausan kampas melalui tabung reservoir minyak rem. Apabila terjadi penurunan volume minyak rem secara signifikan, periksa bagian roda untuk melihat apakah ada rembesan. Jika tidak ada kebocoran, penurunan ini biasanya disebabkan oleh piston rem yang terdorong lebih jauh keluar untuk mengkompensasi kampas rem yang menipis. Setelah kampas rem baru dipasang, tinggi permukaan minyak rem umumnya akan kembali normal.
5. Velg Kotor oleh Serbuk Kampas
Munculnya serbuk hitam di sekitar area roda juga menjadi tanda bahwa kampas rem mulai terkikis habis. Sahabat bisa mengeceknya pada bagian dalam velg mobil. Apabila Sahabat melihat adanya tumpukan serbuk atau debu kampas yang pekat, sebaiknya segera lakukan pengecekan lebih lanjut ke bengkel demi keamanan perjalanan.
Jangan menunda untuk melakukan pengecekan pada sistem pengereman mobil Sahabat, apalagi menunggunya sampai benar-benar bermasalah. Mengingat betapa pentingnya peran peranti ini, pastikan kondisi kampas rem Sahabat selalu dalam ketebalan yang aman, terlebih saat Sahabat merencanakan perjalanan jauh.
Jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan berstandar dan prosedur resmi di bengkel resmi Tunas Daihatsu terdekat untuk memastikan kondisi kendaraan Sahabat selalu aman, nyaman, dan berada dalam kondisi prima.







Comments