top of page

Ternyata Charge Handphone di "Pematik Rokok" Mobil Berbahaya

Updated: Apr 14, 2023



Sahabat yang akan mudik menggunakan kendaraan pribadi nanti, pastinya perlu untuk men-charge telepon genggamnya di suatu waktu. Perjalanan panjang rasanya tidak nyaman jika tidak berbekal handphone yang stand by dengan baterai cukup. Tak jarang beberapa pengendara mobil menggunakan power output (pemantik api) sebagai lubang pengisian baterai gawai.


Padahal, hal tersebut bisa berbahaya terhadap kesehatan mobil: khususnya masalah kelistrikan. Mengingat kondisi listrik di mobil cenderung tidak stabil, apalagi jika ditambah penggunaan listrik untuk keperluan pengisian daya baterai ponsel. Kondisi ini dapat mempengaruhi output pada alternator.


Penggunaan power output mobil untuk handphone juga mempengaruhi masa usia aki. Jika aki sudah overcharge, tidak disarankan untuk cas telepon genggam di mobil karena terdapat kemungkinan membuat baterai ponsel rusak dan meledak. Selain itu, ponsel yang diisi daya pada port “pemantik rokok” itu juga dapat menerima terlalu banyak daya.


Jika Sahabat harus menggunakan power output mobil, pastikan untuk memilih adaptor yang sesuai dengan daya handphone. Usahakan jangan men-charge ponsel terlalu lama dan segera selesaikan jika dirasa suhu ponsel sudah terlalu tinggi. Terakhir, sebisa mungkin hindari menggunakan power output mobil ketika mobil dalam keadaan mati, supaya tidak mengambil daya baterai mobil sewaktu men-charge.


Selalu berkendara dengan bijak ya, Sahabat!





Follow Tunas Daihatsu Official Socials:


Instagram: @tunas.daihatsu

86 views0 comments

Commenti


bottom of page