Nano Burn Coating Masih Ramai Peminat, Simak Proses dan Biayanya



Mobil yang sudah berumur belasan hingga puluhan tahun cenderung mengalami beberapa penyakit, baik sektor mesin, kaki-kaki, kelistrikan hingga kualitas eksterior. Bagian eksterior biasanya terdapat di bagian warna yang perlahan sudah pudar. Namun jangan salah, selain warna yang sudah pudar, bagian kaca pun bisa termakan umur, seperti kaca pada lampu depan dan belakang pada mobil.


MinTu dulu penasaran dengan proses dan obatnya, disinyalir, ternyata obat yang digunakan adalah nano coating yang telah dipanaskan. Dahulu, mika lampu mobil yang sudah kusam dan menguning bisa mengkilap lagi setelah dipoles. Cara rekondisi ini dengan mengikis bagian permukaan mika yang teroksidasi, lalu poles menggunakan kompon dan pasta tertentu.


Masuk ke tahun 2018, marak ditemukan cara yang jauh lebih modern, yaitu Nano Burn Coating. Kelebihannya sudah jelas memiliki hasil yang lebih baik dan minim goresan dari lap yang digunakan jika masih menggunakan kompon.


Setelah nano coating dipanaskan, maka menghasilkan uap,setelah mengeluarkan uap, arahkan corong teko ke permukaan mika lampu yang sudah diamplas. Perlu diingat bahwa Nano Burn Coating hanya bisa maksimal dilakukan pada permukaan mika lampu berbahan plastik dan akrilik.


Teknik ini makin digandrungi karena prosesnya lebih cepat, sehingga mobil tak perlu menginap. Rata-rata sejak lampu mulai dipoles, bagian dalamnya dibersihkan sampai benar-benar bening lagi membutuhkan waktu maksimal tiga jam.


Prosesnya sebenarnya bisa tanpa harus mencopot mika dari mobil. Namun untuk hasil yang lebih maksimal, sarannya sekalian copot lampu. Biaya yang harus dibayar untuk jasa nano burn coating bervariasi, mulai dari 500 ribu hingga 1.5 jutaan (2018) tergantung ukuran mika, kerumitan membersihkan bagian dalam, dan tingkat kerusakan, rusak yang dimaksud tingkat keburaman maupun warna kuning yang timbul.


Bagaimana Sahabat? Berminat mencoba?

5 views0 comments

Recent Posts

See All