Sepuluh Persen Lebih Irit, Ini Kehebatan Transmisi D-CVT pada All New Sirion



All New Sirion hadir dengan wajah terbarunya!


Meskipun garis desain masih sama dengan generasi sebelumnya, beberapa perubahan justru dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keseruan dalam berkendara.


Perubahan yang signifikan tertuju pada transmisi terbaru dengan D-CVT, menggantikan 4 AT konvensional yang dinilai kurang efisien dalam penggunaan bahan bakar.


Jika pada transmisi otomatis konvensional menggunakan gear dan transmisi CVT biasa menggunakan sabuk baja, maka D-CVT menggabungkan keduanya. Kolaborasi ini tentu dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa harus kehilangan performa mesin.


Dilansir dari Autofun.co.id, pada CVT biasa sabuk baja tadi bekerja dengan sepasang pulley. Pada saat pulley berotasi karena mendapatkan input, akan membuat belt tadi bergeser dari kedudukan semula, kemudian posisi diameternya berpindah sesuai kecepatan rotasinya yang diatur oleh bukaan gas.


Kelemahan yang ada di transmisi otomatis dan kelemahan di transmisi CVT dapat diatasi dengan D-CVT pada All New Sirion terbaru. Perubahan tersebut merupakan rasio transmisi CVT konvensional. Inilah yang membuat akselerasi jenis matic ini bekerja tanpa jeda, hentakan, atau perpindahan gigi selayaknya motor matic.


Sementara itu pada D-CVT ada tambahan planetary gear sebagai split gear system, yang kerjanya bergantian. Saat mobil diam, kecepatan rendah hingga menengah mengandalkan proses kerja belt dan pulley, sedangkan saat kecepatan tinggi, transmisi melibatkan kerja split gear system.


Klaimnya, mesin 1.300cc 1NR-VE ini dapat menembus 22.2 km/liter! Angka yang luar biasa mengingat bobot dan dimensi All New Sirion yang jauh lebih berat dan besar dari All New Ayla.


20 views0 comments

Recent Posts

See All